
[PRESS RELEASE KOLABORASI AKSI BERSAMA ATASI BENCANA NUSA TENGGARA]
Bencana banjir bandang dan tanah longsor menimpa NTT dan NTB beberapa waktu yang lalu. Bencana ini menimbulkan banyak kerugian, mulai dari korban jiwa hingga kerusakan pada bangunan dan infrastruktur.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, banjir bandang yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan bencana alam yang mempunyai dampak paling besar dalam 10 tahun terakhir di provinsi tersebut.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, pada tanggal 11 April 2021 mengumumkan sebanyak 174 orang meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Nusa Tenggara Timur serta bencana banjir di Nusa Tenggara Barat.
Selain 174 orang meninggal dunia, data BNPB juga menyebutkan ada 48 orang lainnya yang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian.
Berangkat dari kepedulian kepada penyintas bencana disana, UKM Peduli Sosial bersama puluhan organisasi dan komunitas di Purwokerto bersinergi menyelenggarakan kegiatan galang donasi turun ke jalan.
Kegiatan galang donasi tersebut dilaksanakan pada tanggal 9 dan 10 April 2021 di Purwokerto. Total donasi yang terkumpul sebesar Rp8.789.000 telah disalurkan melalui ACT Purwokerto selaku mitra dalam kegiatan tersebut.
Donasi tersebut nantinya akan dikelola oleh Yayasan Aksi Cepat Tanggap untuk penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
UKM Peduli Sosial mengucapkan terima kasih kepada para donatur, relawan, komunitas, serta organisasi yang telah bersatu untuk menguatkan saudara-saudara kita yang terdampak banjir dan longsor di Nusa Tenggara. Terus bersamai langkah-langkah kebaikan bersama UKM Peduli Sosial, semoga mendatangkan berkah bagi kita semua.
Recent Comments